Letak geografis dan peranan Indonesia dalam kegiatan perdagangan di Asia sampai sekitar tahun 1500

Setelah kita tahu Hubungan dan peranan pusat-pusat perdagangan di sekitar Laut Tengah, mari kita lanjutkan dengan bahasan berikutnya, yaitu bagaimana peranan letak geografis dan peranan Indonesia dalam kegiatan perdagangan di Asia sampai sekitar tahun 1500.

Letak geografis Indonesia sangat mendukung kegiatan pelayaran dan perdagangan di masa lampau. Hal ini di karenakan beberapa hal, yaitu:
  1. Letaknya strategis yang menghubungkan Asia Timur dengan Asia Selatan dan Eropa.
  2. Air lautnya tenang, sehingga aman bagi pelayaran.
  3. Indonesia dilalui angon muson sehingga sangat membantu pelayaran perdagangan yang melintasi Asia Tenggara di masa itu.
  4. Indonesia banyak menghasilkan bermacam barang dagangan.
Lalu apa peranan Indonesia dalam kegiatan perdagangan waktu itu?
Letak geografis Indonesia sejak masa kuno dipandang mempunyai peranan yang strategis, karena perairan Indonesia menghubungkan pelayaran Asia Timur - Asia selatan maupun Asia Timur-Eropa. Sebagai jalur yang ramai akhirnya dapat membawa masyarakat Indonesia untuk terlibat dalam kegiatan perdagangan ini.

Alam Indonesia sejak masa lampau telah dikenal sebagai daerah penghasil barang-barang dagangan yang sangat dibutuhkan masyarakat dunia. Barang-barang dagangan yang dihasilkan Indonesia antara lain beras, emas, lada dan rempah-rempah.

Sejak ramainya perkembangan perdagangan dunia, Indonesia tidak hanya berlaku sebagai penyedia barang dagangan saja, tetapi ikut terlibat langsung dalam perdagangan tersebut. Hal ini didukung oleh beberapa kemampuan pokok, antara lain kemampuan membuat kapal ukuran besar seperti Phinisi.

Banyak orang Indonesia yang membawa barang dagangan sendiri ke Malaka, India dan Cina. Jadi, perdagangan masyarakat Indonesia tidak hanya bersifat antar pulau, tetapi telah bersifat Internasional.

Ramainya perdagangan di negara kita ini dibuktikan dengan muncul dan berkembangnya beberapa kota pantai seperti Pasai, Aceh, Palembang, Jepara, Tuban, Surabaya, Makasar, Ternate dan Tidore.

Selain sebagai produsen, jumlah penduduk Indonesia yang relatif banyak merupakan pasar yang potensial bagi perdagangan dunia.

Berikutnya: Proses masuknya Islam ke Indonesia

Langganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner