KTT non-Blok lanjutan


Setelah organisasi negara-negara non-Blok terbentuk, pada tahun 1961 di Beograd-Yugoslavia KTT non-Blok I dilangsungkan. KTT ini di dorong oleh adanya krisi Cuba. Saat itu Uni Sovyet membangun pangkalan peluru kendali di Cuba. Hal ini dapat mengancam Amerika Serikat. Karena itu, situasi dunia menjadi gawat. Sebab sewaktu-waktu dapat terjadi pecah perang nuklir di antara kedua blok tersebut. Oleh sebab itu, negara-negara non-Blok berusaha meredakan ketegangan dengan melakukan KTT (Konperensi Tingkat Tinggi) negara-negara non-Blok.

KTT ini dihadiri oleh 23 negara. Dalam KTT tersebut dibahas beberapa masalah pokok, yaitu:
1. Pemberantasan imperialisme dan kolonialisme.
2. Penghentian percobaan senjata atom dan nuklir.
3.Pengusahaan perdamaian antara Blok Barat dengan Blok Timur.

Sebagai keputusan KTT non-Blok pertama ini adalah tersusunlah Deklarasi Beograd, yang isinya
1. Menghentikan perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur.
2. Mendamaikan Amerika Serikat dengan Uni Sovyet.

Untuk melaksanakan keputusan KTT 1 itu maka dikirimkanlah delegasi:
1. Ir. Soekarno, Presiden RI dan Medibo Keita, Presiden Mali, pergi ke Amerika Serikat menemui Presiden John Kennedey.
2. Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri India dan Nkrumah, Presiden Ghana pergi ke Uni Sovyet menemui Perdana Menteri Chruscov.

Kedua delegasi baik yang ke Amerika Serikat maupun yang ke Uni Sovyet menyampaikan keputusan KTT non-Blok I. Dan ternyata kedua negara besar itu mau menerima, sehingga meredalah ketegangan dunia waktu itu.

Setelah KTT non-Blok pertama sukses, maka waktu selanjutnya terus diadakan KTT non-Blok, yaitu:
KTT non-Blog II
Diselenggarakan pada tahun 1964 di Kairo-Mesir, dihadiri 46 negara. KTT ini selain untuk terus meningkatkan kekompakan negara-negara non-Blok, juga membahas situasi dunia pada umumnya.

KTT non-Blog III
Diadakan pada tahun 1970 di Lusaka-Zambia. Jumlah pesertanya meningkat menjadi 59 negara. Yang hadir dari Indonesia adalah Presiden Soeharto. Maksud dari KTT ini tidak jauh berbeda dengan KTT II.

KTT non-Blog IV
Konperensi ini di adakan di Aljazair pada tahun 1973. Tujuannya disamping kerjasama antar anggota, jga meredakan ketegangan dunia yang terpusat di Timur Tengah.

KTT non-Blog V
Di selenggarakan di Colombo-Sri Lanka pada tahun 1976. Tujuannya:
  1. Menyelamatkan dunia dari ancaman perang nuklir.
  2. Memajukan anggota negara-negara non-Blok.
KTT non-Blog VI
Di adakan di Havana-Cuba pada tahun 1979. Yang menjadi pusat pembicaraan adalah semakin meningkatnya pengaruh negara adikuasa dengan perlombaan senjatanya.

Dari beberapa contoh KTT non-Blok itu jelas ingin menciptakan perdamaian dunia. Hal ini sesuai dengan tujuan PBB. Dan inilah yang menjadi tujuan politik luar negeri Indonesia.