Tuesday, June 11, 2013

Tentang Negara Malaysia

Hal-hal yang perlu diketahui tentang Malaysia:
  • Luas wilayah : 329.749km persegi
  • Ibu kota : Kualalumpur
  • Bentuk pemerintahan : Kerajaan (Kesultanan)
  • Hari kemerdekaan : 31 Agustus
  • Kepala Negara : Yang Dipertuan Agung (diplih sekali lima tahun)
  • Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
  • Kepala Pemerintahan : Datuk Seri Najib Tun Razak
  • Lagu kebangsaan : Negaraku
  • Jumlah penduduk : 28,3 juta jiwa
  • Bahasa : Malaysia dan Inggris
  • Agama mayoritas penduduk : Islam
  • Mata uang : Ringgit (dollar Malysia (M$)
  • Bandar udara Nasional : Payalebar
  • Perusahaan penerbangan : Malaysia Airline System (MAS)
Pemerintahan
  • Malaysia merupakan bekas jajahan Inggris yang memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 31 Agustus 1957.
  • Malaysia terdiri atas 9 kesultanan (dperintah oleh Sultan) dan 4 negara bagian (diperintah oleh Yang Dipertuan Negeri atau Gubernur).
  • Kesultanan di Malaysia adalah : Johor, Kedah, Selangor, Kelantan, Negeri Sembilan, Pahang, Perak, Perlis dan Trengganu.
  • Negara bagian di Malaysia adalah : Malaka, Pulau Penang, Sabah dan Serawak.
Keadaan geografi
- Secara astronomis Malaysia terletak di antara : 1 derajat LU - 6 derajat LU dan 100 derajat BT - 119 derajat BT. Malaysia beriklim muson tropik.
- Wilayah Malaysia terbagi atas 2 bagian, yaitu :
  • Malaysia bagian barat : terletak di daratan Asia Tenggara (Semenanjung Malaysia), di sebelah utara berbatasan dengan Muangthai.
  • Malaysia bagian timur : terletak di Pulau Kalimantan bagian utara dan berbatasan dengan Indonesia dan Brunai Darusallam.
negara Malaysia
Penduduk
Penduduk Semenanjung Malaysia terdiri atas orang Melayu (50%), Cina (37%), India (11%). Sisanya adalah orang-orang Eropa, Erasia dan penduduk asli. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Malaysia yang hampir sama dengan bahasa Indonesia. Sejak tahun 1972 antara kedua negara telah sepakat untuk menggunakan satu sistem dalam pengucapan. Agama Islam merupakan agama resmi negara, tetapi penduduk  bebas mengamalkan agamanya masing-masing.

Perekonomian
Malaysia adalah negara agraris, yang menghasilkan padi, karet, kelapa sawit, kelapa dan nenas. Karet dan kelapa sawit merupakan ekspor nonmigas yang utama. Hasil hutan berupa kayu banyak dihasilkan di Sabah. Pelabuhan ekspor kayu adalah Sandakan dan Lahad Datu, yang juga menjadi pusat industri kayu lapis. Hasil tambang Malaysia adalah timah. bijih besi, bauksit dan minyak bumi. Bagi Malaysia, timah merupakan penghasilan kedua setelah karet. Pendapatan nasionalnya (1985) adalah US $ 57.100 juta.

Hubungan dengan Indonesia
Di samping antara Malaysia dan Indonesia terdapat hubungan diplomatik, keduanya juga menjadi anggota dan pendiri ASEAN. Sejak pemerintahan Orde Baru di wilayah pimpinan Presiden Soeharto, antara Indonesia dan Malaysia terjalin hubungan kerjasama yang erat dibanyak bidang.

- Kerjasama bidang ekonomi
Telah disetujui hubungan lalu lintas timbal balik antara daerah-daerah Indonesia - Malaysia, baik lalu lintas udara maupun laut. Hubungan perdaganagan tidak begitu besar, karena hasil-hasil pertanian dan pertambangan kedua negara hampir sama. Nilai ekspor Indonesia ke Malaysia tahun 1987 sebesar US $ 85,9 juta. Sedangkan nilai impor Indonesia dari Malaysia sebesar US $ 136,4 juta.

- Kerjasama bidang kebudayaan
Telah disetujui persamaan-persamaan istilah bahasa ilmu pengetahuan antara Indonesia-Malaysia. Selain itu, sejak 1970 Indonesia memberikan bantuan bidang kesehatan dan pendidikan kepada Malaysia dengan mengirimkan tenaga-tenaga dokter dan guru-guru. Antara kedua negara juga sudah diadakan kerjasama pertukaran acara televisi berupa "Titihan Muhibah".

- Kerjamasama bidang keamanan
Kerjamasama bidang keamanan dilakukan dalam menumpas gerombolan komunis yang mengganggu keamanan di daerah-daerah perbatasan Malaysia Timur dan Kalimantan wilayah Indonesia. Kedua negara kadang-kadang mengadakan latihan kemiliteran bersama, bahkan Malaysia mengirimkan beberapa pemudanya ntuk mendapatkan pendidikan kemiliteran di Akademi Militer di Indonesia.



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Supriyadi Pro, Published at Tuesday, June 11, 2013 and have 0 komentar
Related Post